Diperiksa KPK di Kasus LNG Pertamina, Ahok: Kita yang Temukan Waktu Jadi Komisaris Utama

Eks Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat diwawancarai di Kupang (Liputan6.com/Ola Keda)

Mantan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka pengusutan kasus korupsi Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina (Persero). Dia diperiksa selama kurang lebih satu jam.

Ahok mengatakan, dia diperiksa sebagai saksi dari kasus tersebut. Pemeriksaan terhadapnya juga bukan pertama kali ini dilakukan. Mantan Gubernur Jakarta itu pernah diperiksa pada kasus yang sama menyeret mantan Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Karen Agustiawan.

Kasus korupsi LNG Pertamina yang menyeret Karen terjadi pada rentang waktu 2011-2021. Hal bertepatan pada saat Ahok yang menjabat sebagai Komisaris Utama tahun 2019-2024.

“Ini kasus LNG bukan di zaman saya semua. Cuma kita yang temukan waktu zaman saya jadi Komisaris Utama, itu saja sih,” ungkap Ahok di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (9/1/2025).

Kasus pengadaan LNG itu dikatakan Ahok terkuak pada awal tahun 2020. Di mana Karen dianggap telah memperkaya diri sebesar Rp1,09 miliar dan sebanyak 104.016 dolar AS atau setara dengan Rp1,62 miliar, serta memperkaya suatu korporasi, yaitu CCL senilai 113,84 juta dolar AS atau setara dengan Rp1,77 triliun, yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.

“Kan sudah terjadi kontraknya sebelum saya masuk. Nah ini pas ketemunya ini di Januari 2020,” jelas Ahok.

Namun demikian Ahok enggan merinci berapa banyak pertanyaan yang disodorkan oleh penyidik selama diperiksa.

Karen Agustiawan Divonis 9 Tahun Penjara

Kasus korupsi LNG telah menyeret mantan Direktur Pertamina, Karen Agustiawan. Karen yang telah divonis pidana penjara selama sembilan tahun dan denda Rp500 juta. Di kasus ini juga KPK telah menetapkan dua orang tersangka baru.

“KPK telah menetapkan 2 tersangka penyelenggara negara dengan inisial HK dan YA,” kata Jubir KPK, Tessa Mahardika Sugiarto kepada wartawan, Selasa (2/7).

Dua tersangka baru tersebut diduga melakukan perbuatan melawan hukum, disusul dengan alat bukti yang cukup. Hanya saja, Tessa enggan unjuk membeberkan identitas daripada dua tersangka tersebut.

“Proses penyidikan saat ini masih berjalan, di antaranya dengan pemanggilan saksi-saksi dan tindakan-tindakan penyidik lainnya,” imbuh Tessa.

https://parsianforum.com/

Bejat, Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Anak di Bawah Umur

Ilustrasi pemerkosaan dan pencabulan (Istimewa)

Seorang guru mengaji diduga mencabuli anak di bawah umur. Polisi menyelidiki kasus ini usai menerima laporan dari orangtua salah satu korban pencabulan berinisial J.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan laporan dugaan pencabulan diterima Polres Metro Tangerang Kota pada 23 Desember 2024.

“Benar, telah menerima laporan dari seorang wanita berinisial J, tentang dugaan peristiwa perbuatan cabul terhadap anak,” kata Ade Ary kepada wartawan

Terkait hal ini, pihak kepolisian langsung turun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Sementara itu, korban diarahkan untuk melakukan visum.

Hasil pemeriksaan, dugaan pencabulan guru ngaji terjadi di Kampung Dukuh, RT 1 RW 2, Kelurahan Sudimara Selatan, dan Kecamatan Ciledug, Tangerang pada kurun waktu November 2024.

Kini, Polres Metro Tangerang Kota akan mengusut tuntas kasus dugaan pencabulan ini secara prosedural, profesional, dan proporsional.

“Jadi mohon waktu, Polres Metro Tangerang Kota berkomitmen akan mengusut kasus ini hingga tuntas,” ujar Ade Ary.

Pelaku Kabur

Terpisah, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, menyatakan pihaknya masih mengejar pelaku. Diketahui, dia telah meninggalkan kediamannya di Kampung Dukuh, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug.

Adapun, terduga pelaku kabur pada 29 November 2024 sebulan sebelum orangtua korban membuat laporan ke polisi.

“Saat penyelidikan, kami telah melakukan pemanggilan terhadap terduga pelaku berinisial W (40) sebanyak 2 kali, yakni di tanggal 27 Desember 2024 dan 30 Desember 2024, namun terduga pelaku tersebut tidak hadir,” ujar Zain dalam keterangannya, Kamis (9/1/2025).

“Lalu setelah melalui gelar perkara, statusnya dinaikkan ke tahap penyidikan pada tanggal 3 Januari 2025, karena terdapat alat bukti yang cukup telah terjadi peristiwa pidana,” kata Zain.

Jika Ada Korban Lain, Polisi Imbau Segera Lapor

Zain mengungkapkan, sementara ini ada empat anak di bawah umur yang teridentifikasi menjadi korban pencabulan sang ustaz.

“Sementara yang melapor 4 orang. Kalau ada masyarakat yang jadi korban agar melaporkan ke kita,” ucap Zain.

Di sisi lain, Polres Metro Tangerang Kota juga melakukan pendampingan untuk pemulihan dan trauma yang dialami korban.

Dalam hal ini, kepolisian turut menggandeng psikolog dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan dinas terkait.

Stasiun Karet Mau Ditutup, Petugas Keamanan Hanya Dikontrak 3 Bulan

Stasiun BNI City Uji Coba Pelayanan Naik Turun Penumpang KRL

Stasiun Karet Mau Ditutup Kabar mengenai rencana penutupan Stasiun Karet yang berlokasi di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat mulai mengemuka di awal Januari 2025 ini. Beberapa faktor jadi alasan penutupan ini, mulai dari letaknya yang berdampingan dengan Stasiun BNI City, hingga optimalisasi KA Bandara Soekarno-Hatta.

Di tengah isu tersebut,  Stasiun Karet masih beroperasi normal seperti biasa. Pada Kamis (9/1/2024) sore, terpantau KRL Commuter Line Jabodetabek rute Bekasi masih singgah seperti biasa di Stasiun Karet, guna mengangkut atau menurunkan puluhan penumpang.

Namun tampaknya rencana penutupan Stasiun Karet bukan hanya isapan jempol belaka. Lantaran, sistem kerja bagi para petugas di stasiun pemberhentian KRL Commuter Line Jabodetabek tersebut mulai mengalami penyesuaian.

Seperti diungkapkan salah seorang penjaga keamanan (security) yang bertugas di Stasiun Karet. Menurut informasi yang diberikannya kepada Liputan6.com, dirinya hanya dikontrak 3 bulan untuk bekerja di Stasiun Karet sejak 1 Januari 2025.

Menurut informasi yang didapat, vendor tempatnya bekerja yang telah dipercaya oleh PT KAI (Persero) sebagai mitra, memang menerapkan kontrak 3 bulan kepada tiap security yang bertugas mengisi pos di Stasiun Karet. Padahal di stasiun KRL lain, kontrak kerja berlaku hingga 1 tahun.

“Kalau di stasiun-stasiun lain kan 1 tahun. Cuman di Karet tiga bulan doang, sampai 31 Maret, karena rencana mau dibongkar,” ucap salah seorang petugas keamanan di Stasiun Karet kepada Liputan6.com.

Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, pengoperasian Stasiun Karet masih berjalan seperti biasa tanpa adanya perubahan. Lalu lalang kereta masih menyetop sementara pergerakan kendaraan di Jalan KH Mas Mansyur, tepatnya di bawah kolong jembatan layang.

Itu berlaku bagi kendaraan dari arah Pasar Tanah Abang maupun arah Sudirman/Pejompongan, hingga menimbulkan sedikit kemacetan di sekitar area perempatan TPU Karet Bivak.

Stasiun Karet Bakal Ditutup, Begini Tahapannya

Stasiun Karet, Jakarta. (Foto: Liputan6.com/Maulandy R)

Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Mohamad Risal Wasal, buka suara soal rencana penutupan Stasiun Karet yang menjadi titik pemberhentian KRL Commuter Line Jabodetabek.

Adapun secara rencana, Stasiun Karet nantinya bakal diintegrasikan dengan Stasiun BNI City, yang jadi tempat pemberhentian KRL Commuter Line dan Kereta Bandara Soekarno-Hatta.

Terkait rencana itu, Risal mengatakan, Ditjen Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub masih terus mengkaji dan berdiskusi dengan PT KAI (Persero) hingga masyarakat setempat. Sehingga, ia menegaskan, isu soal penutupan Stasiun Karet masih belum pasti.

“Belum, masih dikaji. Definisi tutup itu kita belum clear ya. Apakah tidak difungsikan sebagai jalan menuju BNI City, kan itu belum clear. Kalimat tutup tuh nanti kita bicarakan,” kata Risal di Kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta

Skema Integrasi Belum Jelas

Yang pasti, ia menekankan bahwa Stasiun Karet bakal terintegrasi. Namun, secara skema itu pun masih belum jelas seperti apa, apakah secara bangunan bakal bersatu dengan Stasiun BNI City atau tidak.

Risal hanya menyebut seluruh moda transportasi nantinya bakal saling terintegrasi, mulai dari KRL Commuter Line, LRT Jabodebek, hingga MRT Jakarta.

“Kalau integrasi iya lah, sudah pasti. Sekarang pun terintegrasi. Konsepnya terintegrasi semua. LRT, MRT, semua terintegrasi,” ujar Risal.

Proses dari KAI Commuter

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter selaku operator KRL Commuter Line Jabodetabek pun sebelumnya menegaskan, tidak akan langsung menutup operasional Stasiun Karet dalam waktu dekat.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus mengatakan, penutupan Stasiun Karet yang rencananya akan diintegrasikan dengan Stasiun BNI City masih dalam proses kajian.

Selain itu, rencana pengintegrasian Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City. Sebagai bagian dari rencana peningkatan layanan kepada penumpang. membutuhkan pembahasan mendalam dengan regulator dan berbagai pihak terkait.

“Masyarakat maupun penumpang pengguna KRL masih dapat berhenti dan turun di Stasiun Karet. Rencana penutupan operasional Stasiun Karet belum akan dilakukan dalam waktu dekat,” tegas Joni beberapa waktu lalu.

Meningkatkan Fasilitas dan Layanan

Stasiun Karet, Jakarta. (Foto: Liputan6.com/Maulandy R)

Selain masih membutuhkan pendalaman dengan sejumlah pihak. Saat ini KAI Commuter juga tengah meningkatkan kualitas fasilitas sarana dan prasarana untuk penumpang di Stasiun BNI City.

Diantaranya, dengan memperbaiki dan meningkatkan kenyamanan. Selasar bagi pejalan kaki agar terlindung dari sengatan sinar matahari maupun hujan saat menuju ke stasiun.

“Tak hanya itu, KAI juga tengah membangun area bagi pelaku usaha, sehingga dapat mendukung pelaku UMKM,” imbuh Joni.

https://frinterprovincial.com/

6 Pernyataan Kapolrestabes Semarang hingga Komisi III DPR saat RDP Bahas Kasus Polisi Tembak Siswa

Komisi III DPR memanggil Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar beserta jajarannya untuk meminta penjelasan kasus polisi tembak siswa SMKN 4 Semarang.

Komisi III DPR memanggil Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar beserta jajarannya untuk meminta penjelasan kasus polisi tembak siswa SMKN 4 Semarang, GRO (17) hingga berujung kematian pada Minggu dini hari 24 November 2024.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memimpin rapat di Ruang Komisi III DPR RI pada Selasa 3 Desember 2024. Pada paparan awalnya, Irwan mengaku dirinya siap dievaluasi.

“Atas segala tindakan anggota saya Brigadir R yang telah mengabaikan prinsip-prinsip penggunaan kekuatan, abai dalam menilai situasi, teledor dalam menggunakan senjata api dan telah melakukan tindakan eksisif action, tindakan yang tidak perlu, sepenuhnya saya bertanggung jawab, saya siap dievaluasi, apa pun bahasanya saya siap menerima konsekuensi dari peristiwa ini,” ujar Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI, Selasa 3 Desember 2024.

Dia lalu memutarkan video kronologi tawuran dan mengklaim korban terlibat tawuran. Ia juga menunjukkan foto-foto barang bukti berupa celurit hingga kesaksian pelaku tawuran.

Menurut Irwan, seharusnya pada Selasa 3 Desember 2024 akan ada sidang kode etik terhadap pelaku penembakan, namun ditunda karena ada rapat dengan Komisi III DPR RI.

Kemudian, Kabid Propam Polda Jateng Kombes Pol Aris Supriyono mengungkap kronologi polisi tembak siswa SMK Negeri 4 Semarang, GRO (17) oleh Aipda Robig Zaenudin.

Ternyata, Aipda Robig tidak menembak untuk membubarkan tawuran. Ia mengaku menembak karena merasa terpepet oleh sepeda motor yang dikendarai korban. Perbuatan Aipda Robig direkam oleh bukti elektronik yang sudah disampaikan oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar.

“Akibat penembakan tersebut satu orang meninggal dunia,” ujar Aris.

Pihaknya mengungkapkan bahwa motif Aipda Robig menembak siswa tersebut bukan karena upaya membubarkan tawuran yang diduga terjadi melainkan karena kesal terkena pepet di jalan.

Sementara itu, Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta, meminta Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar tidak melindungi Aipda Robig yakni polisi yang tembak siswa SMKN 4 Semarang, GRO (17) hingga berujung kematian.

“Khusus kepada Pak Kapolres Semarang saya dengar reputasinya bagus, karena itu saya menyampaikan satu pak jangan pasang badan untuk lindungi anggota dalam kasus ini pak, cintai kepolisian dengan bertindak tegas. Kalau dia salah ya katakan kesalahan,” kata Wayan.

Berikut sederet pernyataan Kapolrestabes Semarang, Kabid Propam Polda Jateng, hingga Komisi III DPR RI di rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI

1. Kapolrestabes Semarang Mengaku Siap Dievaluasi Terkait Kasus Polisi Tembak Siswa

Pelaku Penembakan Sesama Polisi di Ciamis Terancam Dipecat

Komisi III DPR memanggil Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar beserta jajarannya untuk meminta penjelasan kasus polisi tembak siswa SMKN 4 Semarang, GRO (17) hingga berujung kematian pada Minggu dini hari 24 November 2024.

Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman memimpin rapat di Ruang Komisi III DPR, Selasa 3 Desember 2024. Pada paparan awalnya, Irwan mengaku dirinya siap dievaluasi.

“Atas segala tindakan anggota saya Brigadir R yang telah mengabaikan prinsip-prinsip penggunaan kekuatan, abai dalam menilai situasi, teledor dalam menggunakan senjata api dan telah melakukan tindakan eksisif action, tindakan yang tidak perlu, sepenuhnya saya bertanggung jawab, saya siap dievaluasi, apa pun bahasanya saya siap menerima konsekuensi dari peristiwa ini,” kata Irwan dalam rapat, Selasa 3 Desember 2024.

Irwan lantas memutarkan video kronologi tawuran dan mengklaim korban terlibat tawuran. Ia juga menunjukkan foto-foto barang bukti berupa celurit hingga kesaksian pelaku tawuran.

Menurut Irwan, seharusnya hari ini akan ada sidang kode etik terhadap pelaku penembakan namun ditunda karena ada rapat dengan Komisi III.

“Pelanggar tinggal menunggu sidang kode etik yanng sedianya akan digelar hari ini, kami tunda,” pungkasnya.

2. Kabid Propam Polda Jateng Sebut Polisi Tembak Pelajar di Semarang Bukan untuk Bubarkan Tawuran

Komisi III DPR memanggil Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar beserta jajarannya untuk meminta penjelasana kasus polisi tembak siswa SMKN 4 Semarang

Ternyata, Aipda Robig tidak menembak untuk membubarkan tawuran. Ia mengaku menembak karena merasa terpepet oleh sepeda motor yang dikendarai korban.

Perbuatan Aipda Robig direkam oleh bukti elektronik yang sudah disampaikan oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar.

“Akibat penembakan tersebut satu orang meninggal dunia,” ujar Aris dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI.

“Penembakan yang dilakukan Aipda Robig tidak terkait dengan pembubaran tawuran yang sebelumnya terjadi,” sambungnya.

3. Kabid Propam Polda Jateng Ungkap Motif Penembakan

Ilustrasi Penembakan Polisi

Aris menjelaskan, Robig saat itu baru selesai pulang kantor dan di jalan bertemu dengan motor yang dikejar oleh kendaraan lain. Kendaraan Robig pun terpepet.

Setelah itu, Robig menunggu motor yang memepetnya itu putar balik jalan. Barulah terjadi penembakan.

“Motif yang dilakukan oleh terduga pelanggar dikarenakan pada saat perjalanan pulang, mendapat satu kendaraan yang memakan jalannya, sehingga terduga pelanggar jadi kena pepet,” ungkap Aris.

“Akhirnya terduga pelanggar menunggu tiga orang ini putar balik, kurang lebih seperti itu dan terjadilah penembakan,” sambungnya.

Pemeriksaan Penggalangan Dana Fraksi

Aris sudah memeriksa beberapa saksi dan terduga pelaku. Dia membenarkan penembakan itu dilakukan Aipda Robig Zaenudin sebanyak empat kali pada 24 November pukul 00.22 WIB di depan Alfamart Kecamatan Semarang Barat, kota Semarang.

Aris mengungkapkan, Aipda Robig Zaenudin kini tinggal menunggu sidang kode etik. Ia terbukti melanggar aturan Kapolri terkait penggunaan senjata api dan melanggar kode etik kepolisian.

“Pelanggar tinggal menunggu sidang kode etik, yang seyogyanya kami lakukan hari ini, kami laksanakan hari berikutnya,” jelas Aris.

4. Aipda Robig Sudah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kabid Propam Polda Jateng Kombes Aris Supriyono baru-baru ini mengungkapkan motif Aipda Robig Zaenuddin menembak seorang siswa SMKN 4 Semarang yaitu GRO (17) hingga tewas.

Pihaknya mengungkapkan bahwa motif Aipda Robig menembak siswa tersebut bukan karena upaya membubarkan tawuran yang diduga terjadi melainkan karena kesal terkena pepet di jalan.

“Kemudian motif yang dilakukan oleh terduga pelanggar dikarenakan pada saat perjalanan pulang mendapat satu kendaraan yang memakan jalannya terduga pelanggar jadi kena pepet, akhirnya terduga pelanggar menunggu tiga orang ini putar balik, kurang lebih seperti itu dand terjadilah penembakan,” kata Kombes Aris.

Peningkatak Kualitas Hukum Indonesia

Kasubdit 3 Jatanras Polda Jawa Tengah, AKP Helmy Tamaela juga menyebutkan bahwa Polda Jawa Tengah akan segera menetapkan Robig sebagai tersangka. Diketahui penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah mendapat keterangan ahli.

“Setelah olah TKP dan mendapat keterangan ahli, dari Ditreskrimum Polda Jateng akan melakukan penetapan terhadap tersangka. Di mana saat ini tersangka sudah dilakukan patsus oleh bid propam Polda Jawa Tengah,” tandas Helmy.

5. Komisi III Minta Kapolrestabes Semarang Jangan Lindungi Anggota yang Tembak Siswa di Semarang

Ilustrasi Garis Polisi

Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta, meminta Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar tidak melindungi Aipda Robig yakni polisi yang tembak siswa SMKN 4 Semarang, GRO (17) hingga berujung kematian.

“Khusus kepada Pak Kapolres Semarang saya dengar reputasinya bagus, karena itu saya menyampaikan satu pak jangan pasang badan untuk lindungi anggota dalam kasus ini pak, cintai kepolisian dengan bertindak tegas. Kalau dia salah ya katakan kesalahan,” kata Wayan dalam Rapat Komisi III bersama Kapolrestabes Semarang, di DPR, Selasa 3 Desember 2024.

Wayan meminta Irwan agar peristiwa penembakan tidak berulang.

“Apa yang bapak akan lakukan sebagai terobosan agar kejadian ini tidak terulang. Sebenarnya kami ingin menagih janji dan sejenis komitmen, bisa kah pastikan di Semarang ataupun Indonesia mulai besok tidak ada lagi penembakan oleh polisi,” kata dia.

Sebelumnya, Wayan menanyakan kepada Irwan, apakah masih perlu polisi memegang senjata api ke depan. Mengingat senjata telah banyak memakan korban.

“Orang mulai mengusik senjata yang dipegang polisi. Apa masih perlu kepolisian pegang senjata. Bisa bapak gambarkan gak di mana kelemahan SOP, sampe senjata dengan mudah yang harusnya melindungi rakyat tapi malah bukannya hanya membunuh rakyat tapi bisa juga membunuh polisi,” kata Wayan.

Mendiskusikan Pertahanan Peraturan Perundangan

Wayan menyebut pihaknya membaca kajian bahwa polisi ke dean lebih baik membawa pentungan seperti negara maju.

“Ada kajian walau berupa UU, kajian yang ada tentang polisi cukup berupa pentungan seperti negara maju, kelihatannya perlahan tapi pasti kita mengarah ke sana. Beri gambaran kepada kami kenapa senjata masih perlu dipegang,” kata dia.

Wayan mengingatkan, apabila ke depan polisi masih akan terus memegang pistol, aka tak boleh untuk membunuh rakyat.

“Jika polisi masih boleh memegang senjata, gubakan secara baik. Jangan digunakan untuk menghadapi rakyat,” pungkasnya.

6. Komisi III Akan Tindaklanjuti Usulan Polisi Tak Lagi Pakai Senjata Api

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman akan membahas usulan perlu tidaknya polisi memengang senjata api ke depan. Hal ini terkait kasus polisi tembak siswa SMKN 4 Semarang, GRO (17) hingga berujung kematian.

“Ini akan menjadi bahan bagi kita untuk pada masa sidang besok, kita akan rapatkan bahan ini dengan instansi terkait yaitu kepolisian. Bagaimana mekanisme penggunaan senjata ini oleh anggota polri. Seperti apa evaluasi berkalanya yang berjalan,” kata Habiburokhman usai rapat Komisi III, Selasa 3 Desember 2024.

Pendapat Fraksi Dpr

Habiburokhman juga memastikan kasus penembakan anak oleh polisi tidak hanya diselesaikan lewat sidang etik saja.

“Keinginan kita bahwa terhadap pelanggaran jangan hanya diselesaikan dalam konteks etik atau kedinasan, tapi juga diselesaikan secara pidana. Kalau dalam dua perkara ini sudah dilakukan, nanti ke depan kita bicara lebih serius lagi,” kata dia.

Mempertanyaan Permasalahan Di Anggita Komisi

Sebelumnya, anggota Komisi III dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta. Menanyakan kepada Irwan, apakah masih perlu polisi memegang senjata api ke depan. Mengingat senjata telah banyak memakan korban.

“Orang mulai mengusik senjata yang dipegang polisi. Apa masih perlu kepolisian pegang senjata. Bisa bapak gambarkan gak di mana kelemahan SOP. Sampe senjata dengan mudah yang harusnya melindungi rakyat tapi malah bukannya hanya membunuh rakyat tapi bisa juga membunuh polisi,” kata Wayan.

Wayan menyebut pihaknya membaca kajian bahwa polisi kedepan lebih baik membawa pentungan seperti negara maju.

Kajian Peraturan Perundang Undangan

“Ada kajian walau berupa UU. kajian yang ada tentang polisi cukup berupa pentungan. Seperti negara maju, kelihatannya perlahan tapi pasti kita mengarah ke sana. Beri gambaran kepada kami kenapa senjata masih perlu dipegang,” kata dia.

Wayan mengingatkan, apabila ke depan polisi masih akan terus memegang pistol, aka tak boleh untuk membunuh rakyat.

“Jika polisi masih boleh memegang senjata, gubakan secara baik. Jangan digunakan untuk menghadapi rakyat,” pungkasnya.

https://priscillaband.com/

Virus HMPV Berpotensi Alami Mutasi, Pakar: Tapi Biasanya Lebih Lemah

HMPV Miliki Potensi Mutasi, Pakar: Tapi Biasanya Menciptakan Virus Baru yang Lebih Lemah

(HMPV) akhir-akhir ini menarik perhatian warga karena kasusnya disebut-sebut tengah meningkat di China.

Menurut anggota bidang penyakit menular Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Profesor Erlina Burhan, HMPV adalah salah satu penyebab penyakit saluran pernapasan akut. Virus ini sudah ditemukan sejak lama yakni 2001 dan potensi pandeminya amat kecil.

Dokter spesialis paru itu menerangkan, virus HMPV memiliki potensi mutasi. Namun, masyarakat tak perlu khawatir lantaran umumnya mutasi melahirkan virus baru yang lebih lemah.

“Apa di masa depan ada kemungkinan potensi mutasi? Ada saja, virus ini memang bermutasi terus tapi sebagian besar mutasi ini menimbulkan virus baru yang lemah,” kata Erlina kepada media secara daring bersama IDI, Rabu (8/1/2024).

Erlina menambahkan, mutasi memang bisa saja menciptakan virus baru yang kuat tapi kejadiannya tidak banyak. Jadi, secara garis besar HMPV memang bisa bermutasi tapi umumnya menjadi virus yang lebih lemah.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menjelaskan, hingga kini belum ada laporan yang menyatakan bahwa HMPV memicu kejadian fatal.

“Sejauh ini, HMPV ini belum ada laporan yang fatal apalagi kematian karena memang umumnya ringan-ringan saja, tapi kenapa menjadi bahan pembicaraan mungkin karena kasusnya meningkat karena mudah sekali menular apalagi di musim dingin,” jelas Erlina.

Bagaimana Potensi Pandemi HMPV?

Kenaikan kasus HMPV di China memicu kekhawatiran warga Indonesia soal potensi pandemi. Menurut Erlina, tidak perlu terlalu khawatir karena kasus HMPV ini tidak terlalu tinggi dan tidak terjadi di semua benua layaknya sebuah pandemi.

“Tidak perlu sampai khawatir sedemikian rupa, penyakit ini sudah dimulai sejak 2001, kasusnya tidak tinggi. Memang ada kenaikan di bulan Desember, tapi dibandingkan virus-virus lainnya, itu paling bawah dia. Jadi kemungkinan pandemi saya kira enggak ya.”

Jika dibandingkan dengan COVID-19, sambung Erlina, HMPV ini cenderung lebih ringan. Kasusnya pun tidak setinggi H1N1 yang terjadi di Amerika dan China.

“Kemungkinan tubuh sudah punya imunitas untuk virus ini (HMPV) jadi meski terkena tapi ringan-ringan saja (gejalanya).”

Cegah Penularan HMPV di Sekolah

HMPV mudah menular di lingkungan padat seperti sekolah, virus ini juga kerap menjangkit anak-anak.

Untuk itu, kata Erlina, pihak sekolah dan orangtua perlu bekerja sama mencegah penularannya.

“Kalau orangtua tahu anaknya demam atau batuk pilek, ada dua hal yang bisa dilakukan, melarang anaknya sekolah, disembuhkan dulu atau harus pakai masker saat pergi sekolah,” saran Erlina.

Guru-guru juga perlu mendeteksi anak-anak yang batuk-batuk di sekolah kemudian meminta mereka untuk mengenakan masker.

“Kalau gejalanya berat, guru bisa telepon orangtua untuk memulangkan anak,” imbuhnya.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Jika pasien HMPV menunjukkan gejala yang ringan-ringan saja, lanjut Erlina, maka pemulihannya dapat dengan istirahat.

“Kalau batuk pilek ringan-ringan saja istirahat, kalau demam minum pereda demam, banyak minum, makan yang cukup, dan kalau perlu minum vitamin. Tujuannya hanya satu, untuk meningkatkan imun tubuh.”

Lantas, kapan harus memeriksakan diri ke dokter?

“Kapan harus memeriksakan diri? Kalau Anda sudah minum obat dan lain-lain tapi makin berat nah itu bisa memeriksakan diri. Karena bisa saja terjadi infeksi dari berbagai virus,” jelasnya.

https://bruceleecentral.com/

Kapan Skrining Kesehatan Gratis Dimulai? Menkes Budi Sebut Februari

Menkes Budi ditanya soal waktu pelaksanaan skrining kesehatan gratis. Ia mengatakan rencananya pada Februari. (Foto: Dok Kemenkes RI

Pelaksanaan skrining kesehatan gratis sudah dinantikan masyarakat. Terkait waktu pelaksanaan program tersebut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan rencananya dimulai Februari 2025 dengan waktu yang ditentukan Presiden Prabowo Subianto.

Budi mengatakan skrining kesehatan diarahkan untuk mencegah penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia yakni stroke dan penyakit jantung. Maka dari itu, pemeriksaan yang bakal dilakukan yakni tekanan darah, gula darah, dan lemak darah atau kolesterol.

Budi mengakui bahwa program tersebut tidak seperti yang dibayangkan penduduk dengan ekonomi kelas menengah ke atas yang mana mungkin membayangkan pemeriksaan kesehatan gratis canggih.

“Tidak se-sophisticated atau se-canggih yang dibayangkan untuk elit, golongan menengah. Nah ini benar-benar skrining untuk ratusan juta rakyat Indonesia yang selama ini nggak pernah di-skrining,” paparnya.

Skrining Kesehatan Gratis Dilakukan di 10 Ribu Puskesmas dan 15 Ribuan Klinik Swasta

Skrining kesehatan gratis bakal dilakukan di 10 ribu puskesmas. Lalu, ada kemungkinan turut serta melibatkan 15-20 ribu klinik swasta demi bisa menjangkau 280 juta penduduk.

Untuk diketahui skrining kesehatan gratis menyasar kelompok usia balita, dewasa, dan lansia. Guna mencegah puskesmas penuh, Budi mengatakan pada kelompok anak usia sekolah pemeriksaan kesehatan dilakukan di sekolah.

“Kelompok anak-anak, jadi usia sekolah sampai 18, itu nanti akan dilakukan skrining di sekolah. Bukan saat ulang tahun, tapi pada saat pas masuk sekolah,” kata Budi mengutip Antara.

Pada kelompok usia balita maka akan fokus skrining pada masalah kongenital. Lalu, pada usia lansia akan fokus skrining pada kanker.

Hasil Skrining Dikirim via WhatsApp

Budi mengatakan bahwa sistem pelaporan dari hasil skrining kesehatan gratis ini sama seperti COVID-19. Usai skrining, data yang didapat lalu dikirimkan via pesan singkat WhatsApp. Maka dari itu, Kemenkes akan mulai mempromosikan aplikasi SatuSehat minggu ini.

“Karena ini kan banyak sekali, masif ratusan juta. Nah untuk itu yang keempat, saya pesan ini sama seperti COVID, nanti akan sangat menggunakan sistem digital,” katanya.

Skrining Kesehatan Gratis: Kado Pemerintah untuk Rakyat

Sebelumnya, pada Oktober 2024 Menkes Budi mengutarakan soal program skrining gratis. Saat itu ia mengungkapkan setiap kali berulang tahun merupakan saatnya pemeriksaan kesehatan gratis yang merupakan kado dari pemerintah.

“Skrining ini adalah hadiah ulang tahun dari negara kepada masyarakat, dilakukan setiap hari ulang tahun untuk memastikan kesehatan terpantau secara dini,” ujar Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis, 31 Oktober 2024.

Kategori Skrining Berdasarkan Golongan Usia

Terdapat empat golongan usia pada skrining kesehatan yang dijalankan Kemenkes RI yakni

Skrining Balita: Difokuskan pada deteksi penyakit bawaan lahir seperti hipotiroid kongenital yang, jika teridentifikasi secara dini, dapat diobati untuk mencegah kematian atau kecacatan.

Skrining Remaja (di bawah 18 tahun): Meliputi pemeriksaan obesitas, diabetes, dan kesehatan gigi. Skrining ini bertujuan mendeteksi masalah kesehatan yang sering muncul pada usia anak hingga remaja.

Skrining Dewasa: Difokuskan pada deteksi dini kanker, termasuk kanker payudara dan serviks, yang merupakan penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia, serta kanker prostat pada laki-laki.

Skrining Lansia: Meliputi pemeriksaan alzheimer, osteoporosis, serta kesehatan umum terkait penuaan.

https://takingnotespodcast.com/

Wujudkan Langkah Nyata Menuju Generasi Emas Indonesia 2045, Program Makan Bergizi Gratis Siap Dimulai

Hari Pertama Usai Dilantik, Presiden Prabowo Subianto Terima Kunjungan Tamu Negara

Program Makan Bergizi Gratis siap dimulai di 190 titik yang tersebar di 26 provinsi. Hal tersebut dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang belum genap 100 hari.

“Kita bersyukur, tidak menunggu 100 hari atau tepat hari ke-78 Bapak Prabowo menjadi Presiden, program MBG dimulai. Ini merupakan tonggak bersejarah untuk bangsa Indonesia, untuk pertama kalinya Indonesia melaksanakan program pemenuhan gizi berskala nasional untuk balita, anak-anak sekolah, santri ibu hamil, dan menyusui,” kata Kepala Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia Hasan Nasbi, Minggu (5/1/2025).

Ia mengungkapkan informasi dari Badan Gizi Nasional (BGN), tercatat 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG yang siap beroperasi. Dapur-dapur tersebut tersebar di 26 provinsi, mulai dari Aceh, Bali, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Lampung, Banten, Jawa Barat, D.K.I. Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua Barat dan Papua Selatan.

Setiap Dapur MBG dikelola oleh seorang kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala SPPG ini bekerja sama dengan seorang ahli gizi dan seorang akuntan untuk memastikan pengawasan ketat terhadap kualitas gizi dan kelancaran distribusi makanan. Selain memastikan kecukupan gizi dalam setiap porsi MBG, SPPG juga bertugas mengawasi standar kebersihan, pengelolaan gizi, dan pengolahan limbah di setiap Dapur MBG dengan ketat. BGN berkomitmen untuk meminimalkan limbah. Bahkan, untuk mendukung keberlanjutan, nampan penyajian dirancang menggunakan bahan stainless steel yang higienis dan dapat digunakan ulang,” jelasnya.

Seperti disampaikan oleh Presiden Prabowo, lanjut Hasan, pemerintah tidak libur pada Tahun Baru termasuk Sabtu dan Minggu, untuk memastikan kelancaran program MBG. Momentum dimulainya program ini juga bertepatan dengan dimulainya kegiatan belajar mengajar sebagian besar sekolah pada pekan ini.

Pemerintah menempatkan kesiapan Dapur MBG sebagai prioritas utama agar layanan dapat berjalan maksimal. Pada tahap awal, 190 Dapur MBG mulai beroperasi pada Senin ini, dan jumlah tersebut akan terus meningkat setiap harinya. Diharapkan target 937 Dapur MBG dapat tercapai pada akhir Januari 2025, dengan pelaksanaan yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan masing-masing daerah.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Saat ini, 140 UMKM telah terlibat dalam rantai pasok program MBG, dan jumlah tersebut diproyeksikan akan terus bertambah. Ribuan UMKM, koperasi, dan BUMDes lainnya telah mendaftar dan tengah melalui proses evaluasi. Pemerintah memastikan bahwa tidak ada pungutan biaya dalam proses pendaftaran mitra kerja. Informasi lengkap mengenai persyaratan kerja sama dan registrasi dapat diakses melalui sistem pendaftaran satu pintu di situs resmi bgn.go.id.

Geliat perekonomian lokal dipastikan secara signifikan bergerak ke arah lebih baik, sebab program MBG melibatkan para petani, peternak, dan UMKM setempat. Kolaborasi multisektor diharapkan banyak terjadi. Unit-unit usaha di daerah bisa berjalan, seperti koperasi, BUMDes, kopontren, dan lain-lain. Semuanya memiliki target untuk memastikan anak Indonesia tumbuh berkualitas unggul menuju Indonesia Emas 2024.

“Selain untuk penerima manfaat, program MBG juga akan menjadi penggerak ekonomi yang luar biasa. Diharapkan seluruh pihak yang terlibat bisa mendapatkan manfaat yang positif dari program ini,” menurut Hasan Nasbi.

Selama Januari hingga Maret 2025, diharapkan program MBG bisa menyentuh tiga juta penerima manfaat, yang terdiri dari balita, santri, siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan ibu hamil serta ibu menyusui. Jumlah tersebut akan terus bertambah hingga mencapai 15 juta pada akhir tahun 2025. “Angka ini terus bertambah secara bertahap, hingga tahun 2029 target 82,9 juta penerima manfaat dapat terpenuhi,” katanya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang didukung oleh alokasi anggaran sebesar Rp71 triliun dari APBN 2025, menjadi program pertama dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Program ini dirancang untuk memberikan asupan bergizi kepada ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta peserta didik di seluruh jenjang pendidikan — mulai dari prasekolah, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah, baik umum, kejuruan, maupun keagamaan.

https://gicomusic.com/

Polisi Tangkap Pasutri Lantaran Jual Video Pesta Seks

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.

Pasangan suami-istri (pasutri) berinisial IG (39) dan KS (39) ditangkap terkait kasus pesta seks. Modusnya, mereka mengajak orang-orang untuk bertukar pasangan dan aktivitas seksual direkam, lalu videonya pun diperjual-belikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menerangkan, mulanya, pasutri menawarkan lewat situs swinger. Ade Ary mengatakan, pasangan suami-istri tak mengenakan biaya sepeser pun alias gratis bagi yang peminatnya.

“Informasi awal, sekali lagi masih dikembangkan penyelenggara ini yang diduga suami istri ini mengajak orang-orang yang ingin mendaftar, dan para pendaftar ini gratis,” ujar dia kepada wartawan

Masalahnya, terjadi ketika mereka melakukan aktivitas seksual. Ade Ary mengatakan, pasutri ini merekam tanpa persetujuan dari para pihak yang terlibat. Bahkan, rekaman video disebarkan dan diperjual-belikan.

“Pendaftar ini punya fantasi juga untuk melakukan tukar pasangan dan tidak menerima bayaran. Tetapi tanpa seizin si pendaftar ini, penyelenggara atau tersangka menjual atau menyebarkan video. Saat dilakukan kegiatan pesta seks dan bertukar pasangan,” ujar dia.

Sudah Ditangkap

Ade Ary mengatakan, kedua pelaku kini telah diamankan. Penangkapan dilakukan di Badung, Bali.

Hasil pemeriksaan, Ade Ary mengatakan, pesta seks sudah berlangsung sebanyak 10 kali di sebuah hotel.

“8 kali di Bali dan 2 kali di Jakarta. Ini masih dilakukan pendalaman okeh penyidik,” ujar dia.

Dalam kasus ini, kedua tersangka dijerat Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 27 ayat 1 Undang-undang Nomor 1 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi Elektronik.

Juga, dilapis dengan Undang-undang pornografi, Pasal 4 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 7 juncto Pasal 33 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34.

https://disneygraphy.com/

ESA Akan Ciptakan Gerhana Matahari Buatan, Simak Tujuannya

mimpi gerhana matahari

Para ilmuwan European Space Agency (ESA) berencana menciptakan gerhana matahari buatan, melalui misi luar angkasa revolusioner yang disebut Proba-3. Proba-3 adalah proyek pertama ESA yang menggunakan teknik formation flying di orbit.

Misi ini melibatkan dua satelit yang akan terbang dalam formasi presisi untuk menciptakan bayangan di ruang angkasa. Dua satelit tersebut akan berputar mengelilingi Bumi dengan posisi yang diklaim tidak akan pernah menyimpang meskipun hanya beberapa milimeter.

Dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi, misi ini memungkinkan pengamatan langsung terhadap bagian Matahari yang biasanya sulit diamati. Melansir laman ESA pada Kamis (09/01/2025), dua satelit tersebut memiliki fungsi berbeda tetapi saling mendukung.

Satelit pertama membawa cakram penutup (occulter disc) berdiameter 1,4 meter yang dirancang untuk menghalangi cahaya matahari. Satelit kedua, yang berada sekitar 150 meter di belakang satelit pertama, dilengkapi dengan instrumen optik yang dirancang untuk mengamati korona matahari .

Perlu diketahui, korona merupakan lapisan terluar atmosfer matahari yang sangat panas tetapi redup. Kedua satelit ini bersama-sama membentuk instrumen raksasa yang dikenal sebagai koronagraf.

Selama misi dua tahun, pasangan satelit ini akan melakukan manuver formasi selama enam jam di setiap orbitnya, dengan periode orbit penuh memakan waktu total 19,7 jam. Kemampuan manuver presisi ini memungkinkan Proba-3 menciptakan hingga 50 gerhana buatan per tahun, masing-masing berlangsung hingga enam jam, jauh lebih lama dibandingkan durasi gerhana alami yang hanya beberapa menit.

Gerhana buatan yang dihasilkan Proba-3 memberikan keuntungan besar bagi para ilmuwan. Dengan menutupi cakram matahari secara buatan, instrumen pada satelit kedua dapat melakukan pengamatan mendetail terhadap korona matahari tanpa terganggu oleh cahaya silau matahari yang biasanya membuat pengamatan semacam ini sangat sulit.

Hal ini sangat penting untuk mempelajari berbagai fenomena matahari yang memengaruhi cuaca luar angkasa. Salah satu misteri terbesar yang coba dipecahkan oleh misi ini adalah mengapa suhu korona jauh lebih panas dibandingkan suhu permukaan matahari.

Permukaan matahari memiliki suhu sekitar 5.500 derajat Celsius, sedangkan korona dapat mencapai suhu lebih dari 1 juta derajat Celsius. Fenomena ini masih menjadi tantangan besar dalam bidang astrofisika, dan data dari Proba-3 diharapkan dapat memberikan wawasan baru yang signifikan.

Selain itu, misi ini juga akan membantu dalam memahami berbagai fenomena yang berhubungan dengan aktivitas matahari, seperti pelepasan massa koronal (coronal mass ejections) dan badai matahari. Fenomena-fenomena ini dapat mempengaruhi satelit, sistem komunikasi, navigasi, dan jaringan listrik di Bumi.

Dengan prediksi yang lebih akurat, langkah-langkah pencegahan dapat diambil untuk meminimalkan dampak buruk dari badai Matahari terhadap infrastruktur teknologi modern. Proba-3 tidak hanya menjadi alat pengamatan ilmiah tetapi juga platform pengujian teknologi masa depan.

Salah satu tujuan penting dari misi ini adalah mengembangkan dan menguji manuver presisi tinggi untuk formation flying. Teknik ini bisa menjadi fondasi bagi misi penyelamatan satelit yang rusak atau misi pembersihan puing-puing luar angkasa yang semakin menjadi perhatian global.

Dengan kemampuan untuk menjaga formasi tetap stabil dan terkendali, misi di masa depan dapat menggunakan beberapa satelit yang bekerja bersama untuk membangun teleskop atau instrumen luar angkasa besar yang tidak mungkin diwujudkan dengan satu satelit tunggal.

https://crazyforliberty.com/

Patrick Kluivert tak Tergiur Kontrak Panjang

Patrick Kluivert tak Tergiur Kontrak Panjang

KETUA Umum PSSI Erick Thohir mengungkap bahwa PSSI sempat menawarkan kontrak selama 4 tahun kepada Patrick Kluivert untuk melatih Timnas Indonesia. Tawaran itu dilakukan karena Indonesia akan menghadapi ajang olahraga internasional, yakni Olimpiade 2028.

Kendati begitu, Erick mengatakan, tawaran tersebut ditolak oleh manajemen Patrick Kluivert. Pihak manajemen lebih menginginkan Patrick Kluivert dikontrak 2 tahun terlebih dahulu, sambil melihat perkembangan Timnas di tangan Patrick Kluivert.

“Saya tawari mereka bagaimana dengan kontrak 4 tahun, tapi mereka bilang ‘oh tidak 2 tahun saja habis itu anda nilai saya. Jika 2 tahun oke baru kita ke Olimpiade’,” kata Erick di program Kontroversi Metro TV,

Terkait hal itu, Erick mengatakan bahwa pihak manajemen Patrick Kluivert adalah orang-orang yang masuk akal dan mempunyai alasan untuk melatih Timnas Indonesia. Ia menyebut pihak Patrick Kluivert bukanlah orang yang hanya sekedar mementingkan uang.

“Saya rasa mereka ini adalah orang yang reasonable bukan orang yang soal hanya angka, mereka juga reputasinya bahaya dan kita bukan negara yang pernah masuk Piala Dunia ya,” ujar Erick.

Diketahui, PSSI akan memperkenalkan Patrick Kluivert dan asisten pelatih timnas pada Minggu (12/1) sore mendatang.

Saat ini, Indonesia berada di posisi ketiga grup C dengan raihan enam poin. Debut Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia akan terjadi saat melawan Timnas Australia di Sydney pada 20 Maret 2025 mendatang.

https://eleanor-lyons.com/